
TANJUNG-Aksi kejar-kejaran yang melibatkan beberapa mobil di jalan raya layaknya seperti dalam film laga mewarnai aksi penangkapan terhadap, Aliman (32), Senin (16/5) siang. Pengejaran terhadap pelaku terjadi di ruas jalan trans Kalsel Kaltim hingga sejauh 20 kilometer, tepatnya dari Desa Saradang Kecamatan Haruai hingga ke Desa Maburai kecamatan Murung Pudak.
Warga Desa Sungai Pumpung Kecamatan Awayan, Balangan ini menjadi sasaran pengejaran karena ketangkap basah melarikan Mitsubitshi Dump Truk warna Kuning Nopol KT 8407 KU.
Dengan dump truk itu jugalah pelaku menerobos jalanan saat dikejar petugas gabungan dari Polsek Haruai, Polsek Murung Pudak, Polres Tabalong dan beberapa warga.
Dalam pengejaran itu sendiri, korban Sebastian, juga sempat bergelantungan hingga satu kilometer di bak belakang truk yang dilarikan pelaku.
Informasi didapat, akibat aksi kejar-kejaran ini menyebabkan satu mobil pengguna jalan, dua kendaraan pengguna jalan dan satu mobil dinas satlantas Polres Tabalong mengalami kerusakan.
Ini akibat pelaku yang berusaha melarikan diri dengan mengendarai dump truk curian berusaha terus menerobos pengendara dan adangan petugas kepolisian.
Tembakan peringatan juga sempat mewarnai aksi pengejaran sebelum akhirnya pelaku berhasil dihentikan di kawasan Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak.
Drama pengejaran sendiri terjadi hingga beberapa jam, tepatnya mulai dari sekitar pukul 12.30 wita saat pelaku pertama beraksi di simpang masuk ke PT Conch, Desa Saradang hingga pukul 14.30 wita, saat berhasil diamankan.
Pengakuan pelaku Aliman yang ditemui di Mapolres Tabalong, Selasa (16/5) pagi, dirinya saat kejadian dalam keadaan mabuk karena mengonsumsi obat zenith.
Saat itu ketika berada di sekitar lokasi, dirinya melihat ada sebuah truk yang parkir di pinggir jalan dengan posisi ke arah Kaltim dan kondisi mesin masih menyala.
"Aku langsung masuk, ternyata sudah menyala, langsung kubawa ke arah Kaltim," ujarnya.
Saat itu pemilik truk ternyata mengetahui dan langsung melakukan pengejaran dibantu beberapa warga sekitar.
Kemudian karena pelarianya ke arah Kaltim mendapat adangan, pelaku mengakui, terpaksa nekat langsung balik arah menuju ke dalam kota Tanjung.
"Pas balik itu dilempari batu, kaca sudah dilempari, kada tahu lagi aku jalan terus. Yang namanya tegang siapa aja tidak takut, tidak tahu meranjah apa aja lagi," ujarnya.
Terpisah Kapolres Tabalong, AKBP Hardiono melalui Kaur Bin Ops Satreskrim, Ipda I Made Janaloka, dikonfirmasi membenarkan adanya aksi kejar-kejaran saat meringkus pelaku.
"Waktu itu sopir untuk membeli minuman di warung tapi mobil masih dalam keadaan hidup. Kesempatan itulah yang digunakan pelaku, langsung dia naik dan melarikan truk ke arah Kaltim," katanya.
Pelaku kemudian dikejar lalu balik arah menuju ke Tanjung dan korban saat itu sempat naik ke bak truk tapi kemudian berhasil turun lagi untuk minta tolong ke kepolisian.
"Kami langsung sikapi dan memblok jalan, kejar-mengejar terjadi hingga 20 kilometer dan pelaku sempat menyerempet beberapa pengendara," ujarnya.
Pelaku sendiri dapat diamakan setelah ruang geraknya bisa diadang dengan terus memepet truk yang dikemudikan pelaku hingga tak bisa lagi melanjutkan pelariannya.
Untuk mobil petugas yang mengalami kerusakan, imbuhnya, karena terserempet saat aksi kejar-kejaran dilakukan.
Ini karena ketika pelaku beberapa kali mau dihentikan terus berusaha menabrak mobil petugas.
"Ada juga kendaraan umum berupa roda dua dan roda empat yang rusak karena kejadian tersebut," ujarnya. (metro7/rz)

PARINGIN - M. Yusri yang menjadi tersangka kasus dugaan penyelewengan dana penyertaan modal koperasi Sanggam Mandiri pada tahun 2011 dengan dugaan korupsi sebesar Rp 100.000.000 kini tengah menjalani hukumannya di Lapas Amuntai.
Ini setelah tim kejaksaan Balangan mengeksekusi terpidana M Yusri dari tahanana pengadilan Tipikor Banjarmasin ke Lapas Amuntai guna menjali hukuman sesuai putusan Pengadilan dengan hukuman penjara selama 3 tahun dan denda sebesar Rp. 150 juta serta uang penganti sebesar Rp. 100 juta.
“Kemarin Selasa 16 Mei kita sudah serahkan M Syahruni ke Lapas Amuntai guna menjali masa hukumannya,’’ujar Kasi intel Kejaksaan Negeri Balangan Bara kepada wartawan, Rabu (17/5/2017).
Eksekusi ke Lapas Amuntai ini, Kata Bara, setelah adanya keputusan dari pengadilan dimana Tim Hakim yang diketuai oleh Femina Mustikawati, SH.MH telah menvonis dengan hukuman penjara selama 3 tahun dan denda sebesar Rp. 150 juta serta uang penganti sebesar Rp. 100 juta.
Meski putusan lebih ringan dari tuntutan, lanjut Bara, tapi pihaknya menerima dan tidak mengajukan banding atas putusan ini, karena sudah sangat memenuhi rasa keadilan.
“Kalau tuntutan kita kemarin dengan pidana penjara selama 4 tahun, dan membayar denda sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) subsidiair 6 (enam) bulan kurungan,’’ pungkasnya. (metro7/sugi)
PARINGIN - Proses hukum pidana korupsi yang menjerat mantan kepala desa Muara Jaya Kecamatan Awayan, Syahruni (50) atas dugaan korupsi dana desa kini sudah memasuki tahap tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang, Selasa (15/5/2017).
Syahruni yang didakwa tidak bisa mempertanggung jawabkan secara penuh penggunaan dana desa tahun 2010 yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 34 juta tersebut, oleh JPU dituntun dengan pidana penjara selama 2 (dua) tahun, dan membayar denda sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) subsidiair 2 (dua) bulan kurungan serta membayar Uang Pengganti sebesar Rp. 27.297.927,- .
Menurut JPU Herry Wahyudi, tuntutan hukuman dua tahun penjara serta denda Rp 50 juta ini berdasarkan terdakwa Syahruni bersalah melakukan tindak pidana “Korupsi Secara Berlanjut’’ sebagaimana dalam dakwaan kesatu subsidiair pasal 3 Jo. Pasal 18 ayat (1) Huruf b Jo. ayat (2) Jo. ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang No 20 tahun 2001 Tentang Pemberatasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.
“Tuntutan yang kita sampaikan ini berdasarkan dari bukti-bukti yang ada dan bukti dipersidangan,’’ ujar Herry yang merupakan Kasipidsus Kejaksaan Balangan.
Dalam tuntutan yang disampaikan JPU, juga turut disampaikan jika tersangka tidak bisa membayar uang Pengganti sebesar Rp. 27.297.927 dengan ketentuan apabila dalam waktu 1 (satu) bulan setelah Putusan Hakim mempunyai kekuatan hukum tetap, terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar Uang Pengganti tersebut maka diganti dengan pidana penjara selama 4 (empat) bulan.
Kasus korupsi dana desa ini bermula, saat pelaku dengan modusnya membuat laporan pertanggung jawaban fiktif dengan membuat kuitansi pengeluaran sendiri, ini terbukti dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), Dokumen Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Desa Muara Jaya TA 2010 dan Blangko verifikasi yang disita kepolisian saat penyidikan. (metro7/sugi)

PARINGIN - Bupati Balangan H Ansharuddin beserta Sekda Ir Ruskariadi dan Ketua DPRD Balangan H Abdul Hadi beserta Sekwan Sutikno, Kamis (18/5) kemarin menghadiri acara yang dilaksanakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, bertempat di aula Idham Khalid Setdaprov Kalsel, Kota Banjarbaru.
Acara yang langsung dihadiri oleh wakil ketua KPK Saut Situmorang ini, juga dihadiri langsung oleh Wagub Kalsel Rudy Resnawan dan semua Bupati dan Walikota serta Ketua DPRD se Kalsel. Hadir pula perwakilan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Pengawas Keuangan Pembangunan.
Pada kesempatan ini, KPK melakukan rapat koordinasi dan supervisi pemberantasan korupsi terintegrasi di Kalimantan Selatan. Dan seluruh pemerintah daerah di Kalsel menargetkan akan membangun sistem dan aplikasi perencanaan keuangan berbasis elektronik. Sistem ini ditargetkan sudah ada pada 2018 dan digunakan untuk menyusun anggaran daerah tahun 2019.
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam pidatonya mengungkapkan, KPK menyoroti beberapa bidang, yakni perencanaan dan pengelolaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta pelayanan perizinan.
“KPK akan terus memastikan bahwa komitmen pembenahan tata kelola di Kalsel berkelanjutan dan bebas intervensi yang tidak sah dari pihak mana pun,” tegas Saut.
Diungkapkannya, salah satu masalah yang disoroti KPK di Kalsel adalah rendahnya pelaporan harta kekayaan penyelenggaraan negara di bidang legislatif, yaitu hanya 15 persen uang sudah lapor LHKPN.
“Kepatuhannya sangat rendah, perlu upaya lebih sistematis dan strategis untuk meningkatkan kepatuhan pelaporan LKHPN DPRD,” tukasnya.
Dalam kesempatan ini, KPK dan seluruh pimpinan daerah di Kalsel juga menandatangani komitmen dalam Rencana Aksi Pemberantasan korupsi Terintegrasi.
Lewat disepakatinya komitmen bersama dan akan dibuatnya sistem dan aplikasi perencanaan keuangan berbasis elektronik, menurut dia, diharapkan dapat memastikan tata kelola di Kalsel bebas intervensi, pungutan liar, suap, gratifikasi dan segala tindak pidana korupsi lainnya.
“KPK mengajak semua stakeholder baik di tingkat pusat, seluruh Pemda, dan masyarakat berkomitmen penuh mewujudkan pemerintah yang bersih dan melayani rakyat dengan segala tantangannya,” kata Saut.
Sementara itu, Bupati Balangan H Ansharuddin mengaku sangat mengapresiasi dengan adanya kesepakatan antara Pemda dengan KPK ini.
“Kita juga akan mendukung pencegahan dan pemberantasan korupsi di Balangan,” pungkasnya. (metro7/sugi)
BANJARMASIN - Masih ingat kasus jutaan zenith yang melibatkan H Supian Sauri alias Tinghui? Ternyata, kasusnya tak begitu saja berhenti. Pihak Subdit II Fiskal dan Moneter (Fismondev) Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan ternyata juga melidiknya.
Kali ini Tinghui yang sempat disebut sebagai raja zenith itu dijerat dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tindak Pidana Pokok Undang-undang Kesehatan.
Kapolda Brigjen Rachmat Mulyana didampingi Irwasda Kombes Djoko Purbo dan Dirkrimusus Kombes Rizal Irawan saat press release, Kamis (18/5/2017) mengungkapkan, Tinghui dijerat dengan TPPU sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 Undang-undang RI No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
Menurut Rachmat, dari penyidikan ini, pihaknya juga menyita barang bukti Rp 15.034.521.925. Pihaknya sendiri mengenakan pasal kepada tersangka dengan pasal pasal 3 UU RI No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman 20 tahun penjara. (metro7)
TANJUNG – Tempat – tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Tabalong diminta tutup selama pelaksanaan ibadah di Bulan Suci Ramadan. Sebagaimana Pemerintah Kabupaten Tabalong akan menerbitkan surat pemberitahuan terkait hal tersebut.
Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani mengatakan surat pemberitahuan agar THM tutup selama puasa yang akan dilayangkan tersebut setidaknya agar para investor hiburan bisa menghargai pelaksanaan ibadah di Bulan Suci Ramadan.
“Surat pemerintahuan itu akan kita layangkan sepekan sebelum memasuki Ramadan. Untuk penerapannya, mulai H min satu Ramadan, sampai H plus tiga Ramadan,” katanya.
Ditegaskan, bila para pengusaha hiburan malam melanggar aturan tersebut, maka dipastikan bakal ada sanksi tegas yang menanti. Sebagaimana selama dirinya menjabat sebagai bupati, paling tidak tiga tahun terakhir, tidak ada pengusaha yang melanggar aturan yang rutin diterapkannya ini.
“Maka itu saya harapkan juga, di tahun ini atau di bulan puasa ini para pengusaha menutup THM nya,” tegasnya lagi.
Diakuinya, dalam penerapan aturan ini, ada yang sempat mempermasalahkan aturan yang rutin dibuat selama Ramadhan dengan alasan menyangkut lapangan kerja. Namun, tidak disetujui, lantaran libur sebulan tidaklah begitu berpengaruh bagi untung rugi THM.
"Istirahat sebulan dalam setahun itu tidak masalah. Saya tegaskan lagi bulan puasa ini THM tutup," ujarnya.
Sementara Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Kabupaten Tabalong, H Ismail menegaskan kesiapannya untuk melaksanakan tindakan tegas bila ada THM yang nekat buka pada Ramadhan ini. Sebagaimana diakui walau sebagai daerah agamis, Kabupaten Tabalong sendiri memiliki cukup banyak tempat hiburan malam. Diantaranya terdapat karaoke dan klub malam juga warung remang-remang.
"Pasti kami siap menjalankan tugas, kita juga akan melayangkan surat pemberitahuannya kepada seluruh THM yang ada di Tabalong ini,” ungkapnya.(Metro7/amy)

TANJUNG – Usai melaksanakan Program Gemas Mekar (Gerakan Masyarakat Meningkatkan Mutu Karet), kini Pemerintah Kabupaten Tabalong kembali meluncurkan program kredit tanpa bunga alias nol bunga yang diprioritaskan bagi para petani karet.
Tahun ini kita sudah siapkan dana Rp 5 miliar untuk disalurkan ke tiga Badan Perkreditan Rakyat (BPR) di Kecamatan Haruai, Kelua dan Muara Uya. Kredit tanpa bunga ini diutamakan untuk para petani karet yang tergabung di UPPB (Unit Pengumpul Pengolahan Bokar),” kata Bupati H Anang Syakhfiani saat berkunjung ke UPPB Karya Bersama Kecamatan Haruai, Sabtu tadi.
Dengan adanya bantuan kredit untuk UPPB, diharap bupati permasalahan para petani karet yang butuh uang segera bisa teratasi dengan dibeli langsung oleh UPPB. Kemudian hasil karet yang dibeli diproses oleh UPPB dengan kualitas baik sesuai dengan program gemasmekar. Dan hasil keuntungan dari hasil karet kualitas baik yang dihasilkan UPPB dibagi kembali kepada para petani karet.
“Saya yakin, bila UPPB Karya Bersama Haruai ini melakukan itu, maka UPPB lainnya akan mengikutinya,” katanya.
Bukan hanya itu saja, petani karet yang dibina selain mendapatkan bantuan modal dari Bank BPR atau kredit tanpa bunga guna pengembangan usaha maupun permodalan untuk pengolahan karet yang baik. Bahkan lewat Bank BPR, disebut Anang, UPPB juga bisa memperoleh kredit mobil pengangkut karet ke pabrik.
Tak hanya itu, Bupati Anang juga menyiapkan bantuan pembangunan gudang senilai Rp 500 juta kepada pihak UPPB. Namun, disyaratkannya ada lahan hibah kepada pemerintah kabupaten yang disediakan para petani petani.
“Asalkan pihak UPPB mampu menyiapkan lahan hibah, maka diperubahan APBD pada Agustus nanti, kita akan bantu pembangunan pergudangan karet,” katanya lagi.
Selain itu terkait langkanya bahan baku biorab untuk membekukan karet kualitas baik, Bupati memastikan dengan sumber daya yang ada, instansi terkaitnya akan melatih para UPPB untuk bisa memproduksi atau mengolah biorab dengan bahan yang sederhana dan murah. (metro7)
KANDANGAN - Warga Desa Bangkau Kecamatan Kandangan digegerkan suara tembakan di sekitar wilayah Danau Bansdgkau, Selasa (16/5) pukul 17.30 Wita.
Berdasarkan informasi, terdengar dua kali suara tembakan sore itu.
Ternyata ada warga Kandangan yang terkena tembak di bagian punggung.
Korban bernama M Noor (50), warga Jalan Perindra Kelurahan Kandangan, yang sedang melakukan aktivitas mencari ikan dengan cara melunta.
Namun saat itu, korban bertemu dengan warga pencari ikan dengan menggunakan setrum.
Terjadilah percakapan yang masih belum diketahui dengan persis apa yang dibicarakan.
Selanjutnya, warga Desa Bangkau geger setelah melihat korban terluka saat berada di wilayah perkampungan.
Ada dua mata luka dialami korban dibagian punggungnya.
Selanjutnya korban yang masih sadar dilarikan ke RS Hassan Basry Kandangan untuk dilakukan perawatan.
Kades Bangkau Ardiansyah membenarkan terkait dengan kejadian itu.
"Berdasarkan keterangan warga sekitar, peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 Wita. Saat ini korban sedang menjalani perawatan di RS Hassan Basry," katanya. (metro7)

PARINGIN - Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), pihak Polres Balangan terus mengalakan kinerja Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas). Bahkan Kapolres Balangan AKBP Moh. Zamroni, S.I.K melakukan kunjungan silaturahmi dengan para tokoh masyarakat, dengan cara menyambangi kediaman meraka secara langsung.
Kapolres Balangan AKBP Moh. Zamroni mengungkapkan, silaturahmi ini guna memperat hubungan yang selama ini sudsh berjalan dengan baik.
“Beberapa hari lalu saya berkunjung kerumah kediaman Ketua PC NU KH. Abdul Mugni dan Kepala Dewan Adat Dayak Pitap Ali Udar,’’ ujar Kapolres, Jumat (19/5/2017).
Dalam silaturahmi itu, kata Zamroni, dirinya berdiskusi terkait kondisi Balangan saat ini serta juga bagaimana cara terus menjaga Kamtibnas yang selama ini telah berjalan dengan baik.
Selain itu, lanjut dia, juga turut dibahasa berbagai isu termasuk isu politik, jika diangkat ke publik hingga menjadi trend disetiap daerah yang bisa berdampak pada Kamtibmas.
“NU merupakan salah satu Organisasi Islam terbesar yang selama ini telah berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa terutama dalam hal kebhinekaan, sehingga dukungan serta peran aktifnya sangat berpengaruh terhadap stabilitas keamanan di Kabupaten Balangan. Inilah yang ingin kita teruskan dan lestarikan,” ungkapnya.
Untuk kunjungan ke dewan Adat Dayak Pitap, Kapolres meminta kepada Dewan Adat yang merupakan salah satu lembaga adat di Bumi Sanggam juga bisa turut serta terus menjaga Kamtibmas sebagaimana yang sudah berjalan selama ini.
Keberadaan Dewat Adat, menurut Zamroni, mempunyai peran yang sangat mempengaruhi tata kehidupan di masyarakat Balangan khususnya masyarakat suku dayak dapat.
Ketua Dewan Adat Dayak Ali Udar mengatakan, dirinya bersama segenap masyarakat Dayak Pitap sepenuhnya mendukung kepada Polres Balangan untuk menjaga Kamtibmas.
“Kita selalu siap bersama-sama Polres dan seluruh elemen masyarakat Balangan menjaga Kamtibmas agar selalu kondusif, demi kemajuan Balangan,’’ tungkasnya. (metro7/sugi)
TANJUNG – Even sepeda santai dengan rasa crosscountry jelajah alam bertema ‘Batinjak Baumbai’ yang digelarkomunitas sepeda Remak (Remaja Kelua) di Kecamatan Kelua sangat meriah kerena diikuti sekitar tiga ribu peserta.
Meski hanya berkelas kecamatan, ternyata even ini tak hanya diikuti para pencinta sepeda dari Tabalong, juga diikuti komunitas sepeda dari Tabalong, juga diikuti komunitas sepeda dari kabupaten tetangga se Kalsel, bahkan ada dari Kalteng dan Kaltim.
Kegiatan sepeda santai inipun dibagi dua kelas yakni anak-anak berjarak 10 kilometer dan dewasa 20 kilometer, lalu menyuguhkan rute panorama keindahan alam di wilayah selatan Tabalong yang melewati Desa Sungai Buluh hingga jalur wisata relegius Syekh Muhammad Nafis Al Banjary.
Herman salah seorang peserta dari Kecamatan Tanjung saat diwawancarai mengaku senang dapat mengikuti kegiatan sepeda santai di Kelua ini. Terlebih tantangan jalurnya cukup menantang dengan melewati jalan becek, lalu alam persawahan serta kebun karet yang rindang. Kesiapan panitia juga diacung jempol, seperti diperjalanan para peserta terus dikawal dan disuguhi makanan dan minuman.
“Selain memiliki jalur nuansa alam, juga pembagian koponnya sangat tertib, dan tidak ada satupun peserta kecewa. Kami juga menilai, kegiatan ini sukses, meski digelar di Kecamatan, tapi meriahnya melebihi tingkat kabupaten,” akunya.
Hakim, peserta lainnya juga mengakui pelaksanaan even pencinta sepeda ini sangat baik, terlebih pelayanan yang disuguhkan, seperti disiapkannya pos kesehatan maupun pos istirahat. Terlebih ada tim sapu bersih yang siap mengangkut dan memperbaiki bila ada sepeda peserta yang rusak.
“Sekali lagi saya nilai kegiatan ini sangat mantap. Kami dari pecinta sepeda Tabalong juga berharap kegiatan ini rutin atau sesering mungkin dilaksanakan. Juga agar bisa dilaksanakan di semua kecamatan,” katanya.
Sementara, Wakil Bupati Tabalong, H Zony Alfianoor saat sambutannya mengaku apresiasi dengan even sepeda santai olah gawi Remaja Kelua ini. Terlebih informasi dari panitia, para pesertanya melebihi target, yakni mencapai tiga ribuan orang.
“Kegiatan ini saya nilai bisa jadi ajang silaturrahmi saling sapa sesama komunitas sepeda banua. Terlebih menyongsong bulan Ramadhan. Saya pastikan juga bila kecamatan lain ingin melaksanakan kegiatan seperti ini, maka pemkab dan saya pribadi siap mendukungnya,” tekadnya. (Metro7/via)
TANJUNG - Kodim 1008 Tanjung melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan komponen masyarakat kabupaten Tabalong pada Kamis (18/05) bertempat di aula Makodim 1008 dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama dan para kepala desa.
Kegiatan Komsos bertujuan untuk terus menjalin silaturahmi antara TNI dengan seluruh komponen masyarakat di wilayah kabupaten Tabalong.
Sebagaimana tema yang diusung “melalui kegiatan penyelenggaraan komsos dengan komponen masyarakat kita tingkatkan kemanunggalan TNI-rakyat dan wawasan kebangsaan dalam rangka mewujudkan persatuan dan kesatuan”.

Komandan Kodim 1008/Tanjung Letnan Kolonel Arm.Anang Krisna Indera Kumara menyampaikan bahwa negara Republik Indonesia terdiri berbagai suku bangsa dan agama yang merupakan ciri khas bangsa.
Oleh karena itu Komandan Kodim meminta agar kita senantiasa sama-sama selalu menjaga Tabalong tetap aman, jaga kekompakan, jaga persatuan dan kesatuan dalam satu wadah NKRI, hidup bersama menuju masa depan yang lebih baik.
Tidak lupa juga Komandan Kodim 1008 meminta peran serta masyarakat dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan dialog dan tanya jawab antara Dandim dengan komponen masyarakat. (metro7/via)
KANDANGAN - Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan menggelar rapat koordinasi, yang dibuka Bupati H.Achmad Fikry, selaku Ketua Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten.
Sekretaris Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), H.Ruhaimi Alman, Senin (15/5) melaporkan rapat Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten HSS direncanakan sebanyak dua kali pada 2017.
"Rapat kali ini bertujuan untuk evaluasi tengah tahunan pelaksanaan program sekaligus dalam rangka evaluasi ketersediaan bahan pokok menjelang ramadhan dan idul fitri 1438 H",ujarnya.
Sedangkan rapat Dewan Ketahanan Pangan berikutnya, direncanakan pada akhir bulan nopember 2017, dalam rangka evaluasi program dan perencanaan pelaksanaan program ketahanan pangan tahun 2018.
Dalam sambutannya Bupati bersyukur ketersediaan pangan di HSS masih dalam kondisi stabil dan stok di Bulog juga tersedia.
Diharapkannya pada rapat Dewan Ketahanan Pangan ini mengevaluasi apa yang dicapai dan tetap waspada menghadapi suatu kemungkinan yang terjadi.
Diutarakannya pangan akan tersedia bagi masyarakat yang kategorinya miskin atau belum beruntung, Pemerintah Daerah akan mendistribusikan beras sejahtera gratis menjelang ramadhan dan menjelang idul fitri sehingga orang miskin di HSS terkawal dengan adanya program beras sejahtera gratis.
"Kepada Dinas Perdagangan HSS agar pasar murah lebih diarahkan kepada masyarakat yang memang membutuhkan, juga agar Dinas Perdagangan HSS melakukan koordinasi dengan Camat untuk memprioritaskan masyarakat yang belum beruntung",ujarnya.
Turut hadir narasumber dari Balai Penelitian pengkajian Tanaman Pangan Kalimantan Selatan (Kalsel) H.Nurrahman Rafiq dan Susi Rismayanti, Sekretaris Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten HSS H.Ruhaimi Alman, beserta anggota, Kelompok Kerja Ahli dan Teknis Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten HSS. (metro7)
PARINGIN - Wakil Bupati Balangan, Propinsi Kalimantan Selatan, H Syaifullah, memastikan pegawai dan pelayanan di instansi lingkup pemerintahan setempat, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap berjalan lancar.
Hal tersebut disampaikan usai melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) oleh Wakil Bupati Balangan ke sejumlah instansi khususnya kesehatan di kabupaten yang berjuluk "Bumi Sanggam" tersebut.
Menurut, Syaifullah, Kamis di Paringin, ibukota kabupaten setempat, setelah melakukan sidak ke RSUD Balangan, pada Selasa (9/5), pada Rabu (10/5), pihaknya juga melakukan sidak ke Upt Puskesmas Kecamatan Juai.
"Saat ini wilayah kecamatan Juai dan Halong terendam air luapan sungai Balangan sejak dua hari terakhir, sehingga instansi kesehatan harus tetap siaga untuk melayani masyarakat," ujarnya.
Pada saat banjir seperti saat ini, tambah H Fullah, sapaan akrab politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut, pemerintah bukan malah mengurangi pelayanan, namun harus menambah kesiapan pelayanan untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan.
Selain melakukan sidak, Wakil Bupati juga meninjau warganya di wilayah genangan air di Kecamatan Juai dan Halong. (metro7)
AMUNTAI - Manajer mutu Ummi Foundation Surabaya Ahmad Yusuf memuji metode ujian terbuka yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Ihya Ulumuddin Nur Sufiiyah di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, dinilai setara dengan1 ujian terbuka pascasarjana di perguruan tinggi.
"Ujian terbuka kepada santri yang khattam Quran tingkat SD dan SLTP saat ini, tidak jauh beda kualitasnya dengan ujian terbuka pascasarjana di IAIN Sunan Ampel, karena saya pernah kuliah di sana, " ujar Yusuf di Amuntai Jum'at.
Yusuf mengatakan kegiatan Khatam dan Imtihan Al Quran tingkat SD dan SLTP, menggunakan metode Ummi di Pondok Pesantren Ihya Ulumuddin Nur Sufiiyah milik pengusaha Supiansyah ini pelaksanaannya berbeda dengan kegiatan Khattam Quran lembaga pendidikan lain.
Menurut Yusuf, khatam Al Quran di Pondok Pesantren di Amuntai tersebut, selain melalui ujian terbuka juga dilaksanakan proses tanya jawab oleh orang tua santri, pengurus yayasan dan pengurus Ummi Foundation kepada para santri yang khatam.
Pertanyaan yang diberikan kepada santri seputar ayat suci Al-Quran sehingga diketahui sejauh mana pengetahuan dan pemahaman para santri terhadap isi kandungan kitab suci umat Islam tersebut.
Sebelum dinyatakan khatam Quran, tambah Yusuf, para santri melalui proses ujian terbuka yang dilakukan empat hingga lima penguji.
Wakil Bupati HSU Husairi Abdi mengatakan pemerintah daerah sangat mengapresiasi peran serta lembaga pendidikan swasta yang ikut memajukan pendidikan agama di Kabupaten HSU seperti yang dilakukan pengusaha setempat Supiansyah, dengan mendirikan Yayasan dan Pondok Pesantren Ihya Ulumuddin Nur Sufi'iyah di Kecamatan Banjang.
Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Nur Sufiiyah, Supiansyah menjelaskan pembangunan pondok pesantren terdorong keinginannya sebagai orang asli banua HSU untuk ikut berperan memajukan pendidikan agama didaerahnya.
Apalagi, tambah dia, minat orang tua di HSU sangat tinggi untuk menyekolahkan anak mereka di pondok pesantren sehingga sejak dulu Kabupaten HSU dikenal sebagai pencetak ulama dan santri.
Kegiatan khatam dan Imtihan Quran metode Ummi yang dilaksanakan di Gedung Idham Khalid turut dihadiri Pembina Yayasan Nur Sufiiyah Profesor HM Hafiz Anshari.
Kepada para santri diserahkan sertifikat khattam Al Quran serta mendapat ucapan selamat dari orang tua wali santri masing-masing. (metro7)

PARINGIN - Bupati Balangan, H Ansharuddin secara langsung menghadiri milik Kelompok Tani Tanah Liuk Kelurahan Paringin Kota, Selasa (16/5/2017).
Selain Bupati Balangan H Ansharuddin, juga turut hadir Dandim 1001 Amuntai Balangan, perawkilan Kepala Dinas Pertanian Kalsel, Kepala Dinas Pertanian Balangan Ir, Tuhalus serta undangan lainnya.
"Berkat kerja keras petani, kita bisa malaksanakan syukuran panen padi hari ini. Apalagi menurut petugas pertanian padi yang kita penen hari ini bisa menghasilkan produksi tinggi diatas rata-rata,” ujar Bupati Balangan H Ansharuddin.
Dia mengajak, para petani di desa itu untuk terus meningkat hasil panen padi dengan bekerja lebih giat lagi serta menerapkan sistem pertanian yang diberikan oleh para petugas dari dinas pertanian dilapangan.
"Saya berharap hasil ini terus dimaksimalkan, tingkatkan kemauan dan semangat yang kuat. Apalagi kini pemerintah memberikan dukungan penuh baik dalam bentuk bantuan alat pertanian maupub program khusus lainnya,” tegasnya.
Dia meminta, para petani untuk tidak ragu dengan kemajuan teknologi, kalau orang lain bisa petani Balangan juga harus lebih bisa.
“Kalau orang lain sudah tanam dua kali, kita juga harus bisa. Terlebih hampir semua alat pertanian, bibit, obat hingga pupuk sudah dibantu pemerintah,” ajaknya.
Kepala dinas pertanian Kabupaten Balangan Ir, Tuhalus dalam laporannya mengungkapkan, sampai saat sudah ada sekitar 1600 hektar padi yang sudah panen.
Untuk lahan yang belum panen, kata Tuhalus, ada sekitar 1700 hektar yang terdiri lahan persawahan dan pematang.
“Untuk luas tanam sudah mencapai 33.126 hektar atau 105% melebihi target tanam yang dibebankan seluas 33 ribu hektar,” jelasnya.
Jumlah ini, lajutTuhalus, akan terus bertambah mengingat program tanam dua kali masih terus berjalan, apalagi musim tanam 2017 masih panjang.
Lewat program tanam dua kali ini, menurut dia, bisa menjadikan aktivitas pertanian (tanam padi) bisa menjadi mata pencarian pokok masyarakat, bukan hanya sekedar pekerjaan sampingan seperti kebanyakan yang dilakukan para petani saat ini.
“Lewat berbagai program pertanian yang kita jalankan, diharapkan pertanian khususnya padi bisa menjadi penompang ekonomi yang handal di Balangan,”pungkasnya. (metro7/sugi)
PARINGIN - Bupati Balangan H Ansharuddin memastikan akan merombak kembali struktur pejabat setingkat eselon II dan dibawahnya, di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan bulan depan (Juni).
Menurut Ansharuddin, tanggal dan hari pelantikan belum pasti, karena saat ini masih dilakukan penyusunan yang dilakukan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).
“yang pasti Juni nanti akan ada perombakan pejabat baik esolan II atau dibawahnya, khususnya untuk mengisi posisi yang masih kosong atau masih dijabat oleh pejabat sementara,’’ ujar Ansharuddin saat berbincang dengan wartawan Metro7, beberapa waktu lalu.
Meski kembali akan merombak jajaran, tapi menurut dia, ini adalah suatu hal yang biasa karena rotasi baik itu mutasi atau promosi jabatan adalah suatu hal yang wajar, dan merupakan hal biasa yang memang harus dilakukan sebagai bagian dari sebuah dinamisasi dari proses penyegaran dan penyesuaian kebutuhan personil.
Rotasi jabatan, lanjut mantan Wabup Balangan ini, akan selalu ada selama kebutuhan dan situasi organisasi menghendakinya, dengan demikian hendaknya hal ini dapat dilihat dan ditanggapi secara wajar dan sebagai hal yang biasa pula.
Apalagi menurut dia, tantangan ke depan dalam menjalankan program kerja pemerintahan juga semakin kompleks dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Balangan. Untuk itu perlu diperhatikan secara ekstra dengan kreasi dan inovasi yang lebih optimal dalam menjalankan tugas di masa-masa yang akan datang.
“Jajaran Pemerintah harus mampu memberikan pelayanan secara optimal dan professional, dan mutasi pejabat yang akan dilakukan nanti bagian dari upaya untuk mewujudkan hal itu,” pungkasnya. (metro7/sugi)

PARINGIN - Sebanyak 30 orang Bidan Desa yang berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pusat dari Kementerian Kesehatan diangkat lingkup Pemkan Balangan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Pengangkatan para tenaga medis kesehatan tingkat desa ini, ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Balangan tentang pengangkatan calon pegewai negeri sipil daerah kabupaten Balangan dari pegawai tidak tetap kementerian kesehatan oleh Bupati Balangan H Ansharuddin, Selasa (16/5/2017).
Dalam sambutannya, Bupati Ansharuddin mengungkapkan, dengan diterima SK ini harus menjadi motivasi lebih bagi para bidan dalam menjalankan tugasnya dalam melayani masyarakat.
Bukan sebaliknya, kata Ansharuddin, setelah menerima SK merasa sudah aman sehingga dalam melakukan tugas melayani masyarakat seadanya saja.
“Ingat SK ini bukan jaminan, dalam setahun ini kinerja saudara akan dinilai, jika tidak sesuai maka bisa saja SK pengangkatan ini saya cabut,” tegas Bupati.
Selain itu, lanjut Ansharuddin, para CPNS ini juga harus menaati aturan ASN yang berlaku termasuk tidak boleh pindah tugas keluar daerah sebelum masa kerja dibawah 10 tahun.
“Jangan berpikiran setelah menerima SK mau pindah keluar daerah. Saya tidak akan mengizinkan, karena saat ini Balangan masih kekurangan tenaga kesehatan,” jelasnya.
Selain itu, Bupati Ansharuddin, meminta kepala Puskesmas yang membawahi para bidan desa ini untuk mengawasi kinerjanya di masing-masing desa tempat tugasnya.
Jangan sampai, kata Bupati, ada laporan masyarakat jika bidan desa tidak berada ditempat saat ada masyarakat yang ingin berobat.
“Jangan meninggalkan tugas jika tidak ada keperluan yang lebih penting. Utamakan melayani masyarakat, karena itu adalah tugas utama anda,”pesanya. (metro7/sugi)
KANDANGAN - Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) terus melakukan kegiatan positif guna menunjang keamanan di wilayah hukumnya. Patroli dilakukan oleh anggota satuan sabhara Polres HSS dengan kendaraan roda dua jenis trail. Patroli dilakukan baik itu di wilayah perkotaan dan wilayah desa hingga dusun.
Giat ini juga sering dilakukan oleh angggota polsek yang tersebar di wilayah HSS. Patroli tidak hanya menggunakan kendaraan bermotor, namun juga sepeda.
Sepeda digunakan untuk menjangkau jalan-jalan yang sempit. Sementara kendaraan roda dua jenis trail bisa digunakan untuk jalur yang ekstrim dan sulit dijangkau dengan kendaraan biasa.
Giat patroli tidak hanya dilakukan pada jam dinas, namun juga pada hari libur. Seperti pada giat patroli akhir pekan tadi.
Sejumlah lokasi di kawasan Kota Kandangan, baik perkantoran, perbankan maupun permukiman dipantau oleh tim patroli.
Kapolres HSS AKBP Sukendar Eka Ristyan Putra melalui Kasubbag Humas AKP Agus Winartono menegaskan, giat patroli sudah menjadi kegiatan rutin yang harus dilakukan.
"Dengan adanya giat patroli akan memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah HSS," katanya, Minggu (14/5/2017).
Selain itu, akan terjalin koordinasi yang baik dengan masyarakat. Petugas patroli dapat mengetahui bila ada permasalahan yang terjadi di lapangan.
"Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap gangguan kamtibmas. Himbauan jangan membawa sajam atau perhiasan berlebihan," lanjutnya.
Apalagi, saat ini menjelang Ramadan, pihaknya juga mengimbau kepada warga untuk tidak melakukan tindakan menimbun sembako. Giat operasi pasar juga dilakukan untuk memantau harga sembako agar tetap stabil. (metro7)

PARINGIN - Untuk meningkatkan perkembangan kerajinan khususnya anyaman dari Bamban di Balangan, Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel bekerjasama dengan dinas setempat, Senin (15/5/2017) melakukan pelatihan kepada para pengrajin lokal.
Bertempat di GedumgDekranasda Balangan dan diadakan selama empat hari ini, diikuti oleh 25 orang pengrajin yang berasal dari Kecamatan Lampihong, Batumandi dan Tebing Tinggi.
Dalam acara pembukaan pelatihan tersebut, berhadir Ketua TP PKK sekaligus ketua Dekranasda Balangan hj. Nursidah Ansharuddin, perwakilan dari Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, Kepala Dinas Perindustrian Koperasi Balangan dan narasumber sekaligus instruktur dari Y.L Handycraft Yogyakarta.
Ketua TP PKK Balangan HjAnsharuddin dalam kesempatan ini membacakan sambutan dari Kepala Dinas Perindustrian Kalsel. Dikatakannya, pelatihan ini sangat penting dalam upaya menyinkronkan program, kegiatan dan sasaran pembangunan antara Dinas Perindustrian provinsi dan kabupaten.
“Selain itu, pelatihan ini mempunyai makna yang sangat penting dalam upaya pemenuhan persyaratan kualitas dan kompetensi SDM, sekaligus untuk peningkatan daya saing bagi industri, khususnya industri berbasis hasil hutan dan kerajinan,” ungkapnya.
Sehingga kata dia, dari sana diharapkan tercipta SDM yang berkompeten dan berkualitas dalam membuat desain anyaman bamban yang baik dan benar, serta diharapkan mampu bersaing di era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) pada 2018.
Untuk itu, dirinya berpesan, agar para peserta pelatihan untuk semaksimal mungkib menyerap ilmu yang diberikan para narasumber.
“Ambil semua pelajaran yang diberikan dan teruslah berkarya dengan membuat kerajinan yang berkualitas. Agar produk kita bisa dikenal dan bersaing, sehingga akhirnya turut memajukan daerah,” pesannya. (metro7/sugi)
BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah menyoroti tentang perubahan pemberlakuan absensi yang awalnya tiga kali sehari menjadi sehari dua kali.
Untuk diketahui, sejak beberapa bulan terakhir Pemko Banjarmasin mengambil kebijakan untuk mengurangi jumlah absen pegawai dari tiga kali menjadi hanya dua kali dalam satu hari.
Harusnya, kata Hermansyah, dengan adanya pemberlakukan absen hanya dua kali sehari yang saat ini diberlakukan, semangat untuk masuk kerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi.
Tapi hal ini dinilainya malah sebaliknya.
“Kalau memang ingin absennya dikembalikan tiga kali sehari, nanti kami kembalikan,” cetusnya.
Lebih lanjut dikatakannya, menghadapi bulan Ramadan ini, para ASN diharapkan untuk lebih giat lagi bekerja melayani masyarakat.
“Jangan sampai di bulan puasa nanti ada ASN yang ditemukan keluyuran di pasar dan mal. Mari kita jaga sama-sama untuk memberikan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Semalam, Satpol PP Kota Banjarmasin menggelar razia ASN yang keluyuran saat jam kerja. Hasilnya, masih ada sebagian ASN yang keluar kantor tanpa dilengkapi surat tugas. (metro7)