PARINGIN - Bupati Balangan, H Sefek Effendie menghadiri Syukuran panen padi, tanam perdana kedelai dan gelar penerapan teknologi dihamparan lahan Desa Hamparaya, Kecamatan Batumandi.
Acara ini dihadiri oleh Direktur Budidaya Kacang, dan Umbi Kementrian Pertanian RI, Maman Suherman. Juga kepada Dinas Pertanian Kalsel, Taufiqurrahman, Kepala SKPD terkait diantaranya Kepala DPTHPP Balangan, Tuhalus dan Plt Dinas Hutbun, Haryono dan para petani.
Hadir dalam acara panen raya padi dan tanam perdana kedelai ini unsur FKPD Tabalong, sejumlah kepala SKPD di jajaran Pemkab Tabalong dan undangan lainnya.
Kepala DPTHPP Kabupaten Balangan, Tuhalus melaporkan dalam tahun ini petani mampu menaikan produktifitas sebanyak 60 Kwintal dalam perhektar, dimana tahun 2013 lalu panen hanya sebanyak 41 kwintal.
"Kenaikan hasil panen ini berkat kerja keras bersama, terutama pemerintah yang sudah menempatkan kesejahteraan petani pada prioritas pertama pembangunan,"ujarnya.
Disebutkannya, sampai april 2014 ini target produktifitas sudah mencapai 92 ton melebihi target 77 ton dengan persentasi 119%.
Diharapkannya capain ini terus meningkat setiap tahunnya, dan kepada petani untuk terus mengembangkan teknologi dibidang pertanian agar hasil panen yang didapatkan lebih memuaskan.
Bupati Balangan, H Sefek Effendie dalam sambutannya, menyampaikan penghargaan kepada instansi pusat, provinsi serta jajaran kami yang membidangi pertanian, dan secara khusus kepada para petani, karena berkat keberpaduan semua pihak, program-program yang dilaksanakan dapat membuahkan hasil yang dapat dinikmati oleh kalangan petani.
"Secara keseluruhan, petani bumi sanggam telah berhasil mengantarkan balangan mencapai swasembada beras tanpa terputus sejak tahun 2004.Artinya, para petani kita berhasil mengambil peran penting dalam mendukung program peningkatan produksi beras nasional (P2BN) dan target surplus beras nasional,"tuturnya.
Diuatarakanya, upaya meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman padi dan kedelai merupakan dalam rangka membangun ketahanan pangan dan kemandirian. Dengan kata lain, kaum petani adalah pemain penting dalam mewujudkan keyakinan ke-otonomi-an daerah Balangan.
Disampaikaknya lagi, Pemerintah juga sangat mendukung program-program intensifikasi lahan lainnya, terutama yang lebih bersifat memberdayakan atau menambah ilmu dan ketrampilan SDM pertanian.
"Intinya adalah, kita upayakan agar dengan lahan yang ada, hasilnya optimal. Penguasaan ilmu terapan dan teknologi yang tepat adalah solusi jitu untuk meningkatkan produktivitas," tegasnya.
Bupati mengajak seluruh petani di Bumi Sanggam untuk menjadikan pertanian sebagai salah satu perwujudan dari pembangunan berkelanjutan, yaitu pembangunan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup secara seimbang.
"Kita bisa menjadikan lahan pertanian sebagai sarana untuk meraih kesejahteraan, meningkatkan kapasitas SDM, sekaligus untuk turut menjaga kualitas dan kelestarian fungsi lingkungan hidup, sehingga tidak menurun potensinya untuk kita manfaatkan,"ajaknya.Metro7/Sri
Acara ini dihadiri oleh Direktur Budidaya Kacang, dan Umbi Kementrian Pertanian RI, Maman Suherman. Juga kepada Dinas Pertanian Kalsel, Taufiqurrahman, Kepala SKPD terkait diantaranya Kepala DPTHPP Balangan, Tuhalus dan Plt Dinas Hutbun, Haryono dan para petani.
Hadir dalam acara panen raya padi dan tanam perdana kedelai ini unsur FKPD Tabalong, sejumlah kepala SKPD di jajaran Pemkab Tabalong dan undangan lainnya.
Kepala DPTHPP Kabupaten Balangan, Tuhalus melaporkan dalam tahun ini petani mampu menaikan produktifitas sebanyak 60 Kwintal dalam perhektar, dimana tahun 2013 lalu panen hanya sebanyak 41 kwintal.
"Kenaikan hasil panen ini berkat kerja keras bersama, terutama pemerintah yang sudah menempatkan kesejahteraan petani pada prioritas pertama pembangunan,"ujarnya.
Disebutkannya, sampai april 2014 ini target produktifitas sudah mencapai 92 ton melebihi target 77 ton dengan persentasi 119%.
Diharapkannya capain ini terus meningkat setiap tahunnya, dan kepada petani untuk terus mengembangkan teknologi dibidang pertanian agar hasil panen yang didapatkan lebih memuaskan.
Bupati Balangan, H Sefek Effendie dalam sambutannya, menyampaikan penghargaan kepada instansi pusat, provinsi serta jajaran kami yang membidangi pertanian, dan secara khusus kepada para petani, karena berkat keberpaduan semua pihak, program-program yang dilaksanakan dapat membuahkan hasil yang dapat dinikmati oleh kalangan petani.
"Secara keseluruhan, petani bumi sanggam telah berhasil mengantarkan balangan mencapai swasembada beras tanpa terputus sejak tahun 2004.Artinya, para petani kita berhasil mengambil peran penting dalam mendukung program peningkatan produksi beras nasional (P2BN) dan target surplus beras nasional,"tuturnya.
Diuatarakanya, upaya meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman padi dan kedelai merupakan dalam rangka membangun ketahanan pangan dan kemandirian. Dengan kata lain, kaum petani adalah pemain penting dalam mewujudkan keyakinan ke-otonomi-an daerah Balangan.
Disampaikaknya lagi, Pemerintah juga sangat mendukung program-program intensifikasi lahan lainnya, terutama yang lebih bersifat memberdayakan atau menambah ilmu dan ketrampilan SDM pertanian.
"Intinya adalah, kita upayakan agar dengan lahan yang ada, hasilnya optimal. Penguasaan ilmu terapan dan teknologi yang tepat adalah solusi jitu untuk meningkatkan produktivitas," tegasnya.
Bupati mengajak seluruh petani di Bumi Sanggam untuk menjadikan pertanian sebagai salah satu perwujudan dari pembangunan berkelanjutan, yaitu pembangunan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup secara seimbang.
"Kita bisa menjadikan lahan pertanian sebagai sarana untuk meraih kesejahteraan, meningkatkan kapasitas SDM, sekaligus untuk turut menjaga kualitas dan kelestarian fungsi lingkungan hidup, sehingga tidak menurun potensinya untuk kita manfaatkan,"ajaknya.Metro7/Sri


0 Comments


