TANJUNG – Kabupaten Tabalong akhirnya memiliki rumah kemasan yang disuguhkan untuk produk-produk milik UMKM atau pemilik usaha Bumi Sarabakawa. Nah, dengan biaya murah serta kualitas mumpuni yang dimiliki rumah kemasaan, maka para UMKM pun tidak perlu lagi memesan sekaligus mendesain kemasan produknya ke pulau Jawa.
Selasa (10/5) tadi, rumah kemasan yang bernama A & R secara resmi diresmikan oleh Kepala Disperindagkop dan UMKM, H Birhasani. Rumah kemasan tersebut bertempat di Jalan Basuki Rahmat RT 06 No 52 Kelurahan Hikun Tanjung dan kelompok usaha rumah kemasan ini diketuai Armadi yakni salah satu pelaku usaha produk UMKM di Tabalong.
Bagi Armadi, terbentuknya rumah kemasan yang turut menggandeng program CSR PT Adaro serta binaan Disperindagkop dan UMKM ini berlatar belakang dari salah satu kelemahan produk UMKM Tabalong yakni terkait dengan lemahnya kualitas pengemasan.
Di Tabalong sendiri kini telah tumbuh puluhan pelaku usaha produk daerah, diantaranya baik itu keripik berbahan pisang, singkong serta talas. Juga kerupuk amplang, haruan serta patin. Termasuk juga minuman seperti kopi campur pasak bumi, dan juga minuman dari kunyit serta jahe.
“Nah, dengan adanya rumah kemasan yang kita miliki, maka para pelaku usaha tak perlu lagi memesan kemasan produknya ke Jawa. Kemasannya cukup dibuat disini saja,” katanya saat diwawancarai.
Terkait kualitas serta harga kemasan juga turut dijamin Armadi. Bahwa di rumah kemasannya sudah dilengkapi berbagai bahan produk kemasan, baik itu berbentuk plastik, kardus, kertas stiker serta toples untuk pengemasan. Termasuk peralatan mesin pencetak, juga layanan desain untuk label kemasan.
“Para pelaku usaha UMKM cukup hanya membawa label nama, komposisi produkmua serta alamat usaha saja, kita akan mendesainkannya untuk dibuatkan kemasannya,” katanya.
“Dan jika memesan ke Jawa harus mengeluarkan uang banyak karena tidak boleh memesan kemasan sedikit. Maka dirumah kemasan kita ini, satu lembar pun akan kita layani,” imbuhnya lagi.
Usaha rumah kemasan itu sendiri sepenuhnya dibiayai oleh CRS Adaro dengan total bantuan sebesar Rp 175 juta, baik itu bantuan mesin peralatan, pelatihan keperusahaan di Jawa, termasuk bantuan tempat atau bangunan usaha rumah kemasan. (Metro7/HumasTab)
Selasa (10/5) tadi, rumah kemasan yang bernama A & R secara resmi diresmikan oleh Kepala Disperindagkop dan UMKM, H Birhasani. Rumah kemasan tersebut bertempat di Jalan Basuki Rahmat RT 06 No 52 Kelurahan Hikun Tanjung dan kelompok usaha rumah kemasan ini diketuai Armadi yakni salah satu pelaku usaha produk UMKM di Tabalong.
Bagi Armadi, terbentuknya rumah kemasan yang turut menggandeng program CSR PT Adaro serta binaan Disperindagkop dan UMKM ini berlatar belakang dari salah satu kelemahan produk UMKM Tabalong yakni terkait dengan lemahnya kualitas pengemasan.
Di Tabalong sendiri kini telah tumbuh puluhan pelaku usaha produk daerah, diantaranya baik itu keripik berbahan pisang, singkong serta talas. Juga kerupuk amplang, haruan serta patin. Termasuk juga minuman seperti kopi campur pasak bumi, dan juga minuman dari kunyit serta jahe.
“Nah, dengan adanya rumah kemasan yang kita miliki, maka para pelaku usaha tak perlu lagi memesan kemasan produknya ke Jawa. Kemasannya cukup dibuat disini saja,” katanya saat diwawancarai.
Terkait kualitas serta harga kemasan juga turut dijamin Armadi. Bahwa di rumah kemasannya sudah dilengkapi berbagai bahan produk kemasan, baik itu berbentuk plastik, kardus, kertas stiker serta toples untuk pengemasan. Termasuk peralatan mesin pencetak, juga layanan desain untuk label kemasan.
“Para pelaku usaha UMKM cukup hanya membawa label nama, komposisi produkmua serta alamat usaha saja, kita akan mendesainkannya untuk dibuatkan kemasannya,” katanya.
“Dan jika memesan ke Jawa harus mengeluarkan uang banyak karena tidak boleh memesan kemasan sedikit. Maka dirumah kemasan kita ini, satu lembar pun akan kita layani,” imbuhnya lagi.
Usaha rumah kemasan itu sendiri sepenuhnya dibiayai oleh CRS Adaro dengan total bantuan sebesar Rp 175 juta, baik itu bantuan mesin peralatan, pelatihan keperusahaan di Jawa, termasuk bantuan tempat atau bangunan usaha rumah kemasan. (Metro7/HumasTab)
0 Comments