TAMIANG LAYANG – Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk mendukung hal tersebut, Kecamatan Karusen Janang Kabupaten Bartim dalam waktu dekat akan membangun sebuah sekolah setingkat dengan SLTA di wilayahnya.
Diungkapkan Camat Karusen Janang, Ristanto Pratomo , pihaknya saat ini tengah mengusulkan pembangunan sekolah setingkat SLTA di wilayahnya. Pasalnya, animo masyarakat setempat sangat tinggi mendambakan adanya sekolah. Hal ini selalu diusulkan masyarakat ketika mengikuti Musrenbang di tingkat kecamatan.
“Masyarakat sangat mendambakan dibangunnya sekolah setingkat dengan SLTA. Setiap tahun ketika diadakan musrenbang, pasti ada usulan untuk dibangun sekolah dari mereka,” ujar Ristanto, Kamis (22/5) kemarin.
Sebelumnya, masyarakat mengeluhkan jarak sekolah anaknya yang jauh dari tempat tinggal mereka. Mereka harus menyekolahkan anaknya di luar wilayah Karusen Janang yakni Ampah dan Tamiang Layang, sehingga memerlukan biaya lebih untuk biaya transportasi.
Atas dasar tersebut, Ristanto menambahkan, pada tahun ini usulan pembangunan sekolah tersebut sudah disampaikan dan sedang dalam tahap koordinasi antara pemkab dengan dinas teknis terkait. Bahkan, ia mengatakan ada salah satu warganya yang berjanji akan menghibahkan tanahnya untuk pembangunan sekolah jika usulan tersebut dapat terealisasi.
“Saat ini sudah disampaikan dan sedang dalam tahap koordinasi lebih lanjut antara pemkab dengan dinas terkait. Semoga usulan tersebut dapat direalisasikan karena ada salah satu warga yang bersedia menghibahkan tanahnya untuk dibangun sekolah nantinya,” pungkasnya.(Metro7/MJ/Budi)
Diungkapkan Camat Karusen Janang, Ristanto Pratomo , pihaknya saat ini tengah mengusulkan pembangunan sekolah setingkat SLTA di wilayahnya. Pasalnya, animo masyarakat setempat sangat tinggi mendambakan adanya sekolah. Hal ini selalu diusulkan masyarakat ketika mengikuti Musrenbang di tingkat kecamatan.
“Masyarakat sangat mendambakan dibangunnya sekolah setingkat dengan SLTA. Setiap tahun ketika diadakan musrenbang, pasti ada usulan untuk dibangun sekolah dari mereka,” ujar Ristanto, Kamis (22/5) kemarin.
Sebelumnya, masyarakat mengeluhkan jarak sekolah anaknya yang jauh dari tempat tinggal mereka. Mereka harus menyekolahkan anaknya di luar wilayah Karusen Janang yakni Ampah dan Tamiang Layang, sehingga memerlukan biaya lebih untuk biaya transportasi.
Atas dasar tersebut, Ristanto menambahkan, pada tahun ini usulan pembangunan sekolah tersebut sudah disampaikan dan sedang dalam tahap koordinasi antara pemkab dengan dinas teknis terkait. Bahkan, ia mengatakan ada salah satu warganya yang berjanji akan menghibahkan tanahnya untuk pembangunan sekolah jika usulan tersebut dapat terealisasi.
“Saat ini sudah disampaikan dan sedang dalam tahap koordinasi lebih lanjut antara pemkab dengan dinas terkait. Semoga usulan tersebut dapat direalisasikan karena ada salah satu warga yang bersedia menghibahkan tanahnya untuk dibangun sekolah nantinya,” pungkasnya.(Metro7/MJ/Budi)
0 Comments