Unggas Dari Luar Diperiksa Ketat Sebelum Masuk Bartim

TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur masih memantau seluruh ternak unggas dari Provinsi Kalimantan Selatan yang masuk menuju Provinsi Kalimantan Tengah. Ternak unggas yang melewati daerah Pasar Panas, Benua Lima akan di periksa dan di semprot disinfektan guna menetralisir dan mencegah penularan flu burung.
Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Pertanakan (Distanakan) Bartim, Bernath  didampingi Kabid Pertenakan, Jhony Orongan, pihaknya masih mengawasi dengan ketat peredaran ternak unggas yang masuk dari Provinsi Kalimantan Selatan. Dijelaskannya, seluruh mobil yang mengangkut hasil ternak unggas akan di periksa di Pos Lintas Pertanian yang terletak di Pasar Panas, Kecamatan Benua Lima.
“Unggas akan diperiksa apakah sudah di vaksin dan akan disemprot disinfektan sebelum masuk Bartim,” papar Bernath.
Pihaknya menerangkan, peraturan tersebut akan dilaksanakan dengan ketat. Ditambahkannya, jika menerobos maupun tidak mengindahkan aturan tersebut, maka ketika mobil tersebut sampai di Pos Ampah akan diberhentikan dan diminta kembali menuju ke Pos Benua Lima untuk diperiksa dan dikenakan sanksi.
Bernath menuturkan, pihaknya masih belum dapat memastikan sampai kapan aturan tersebut diberlakukan. Dirinya beserta jajarannya hanya menjalankan tugas dari pusat yang mengharuskan menyeleksi seluruh ternak unggas yang masuk ke Provinsi Kalteng karena adanya rumor terjangkitnya unggas provinsi Kalsel oleh virus flu burung beberapa waktu lalu.
“Kami hanya menjalankan tugas untuk mengawasi dengan ketat dan menyeleksi unggas yang masuk ke Kalteng. Sehingga meminimalisir terjadinya penyebaran virus Flu burung merambah masuk melalui Bartim,” pungkasnya. (Metro7/MJ/Budi)
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar