TANJUNG - Sebanyak 46 orang peserta yang terdiri petugas promkes puskesmas, pengelola / pengurus ponpres termasuk kader-kader santri yang berasal dari beberapa pesantren diwilayah Kabupaten Tabalong mengikuti desiminasi informasi pengembangan program kegiatan pos kesehatan pesantren (poskestren) kader santri husada tingkat Kabupaten Tabalong tahun 2014 di gedung pusat informasi Tanjung selama dua hari yang di selenggarakan Dinas kesehatan Kabupaten Tabalong.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi senin (19/05) tadi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong H.Syarifuddin Baseri.
Dalam kegiatan desiminasi informasi pengembangan poskestren tersebut ada beberapa nara sumber dari dinas kesehatan yang memberikan pemaparan materi terkait bidang kesehatan serta dari kemenag Kabupaten Tabalong yang memberikan materi tentang peran kemenag dalam peningkatan dan pengembangan pesantren sehat dan institusi pendidikan agama islam lainnya (1JPL).
Tujuan umum dilaksanakan desiminasi informasi pengembangan program kegiatan poskestren adalah terwujudnya kemandirian warga pondok pesantren dan masyarakat sekitarnya tentang kesehatan, mampu melakukan upaya pencegahan penyakit dan melaksanakan sikap perilaku hidup bersih dan sehat, meningkatnya peran aktif warga ponpres dan masyarakat sekitar dalam penyelenggaraan upaya kesehatan, terpenuhinya pelayanan kesehatan dasar bagi warga ponpres dan masyarakat sekitarnya meningkatnya kemampuan kader santri husada dalam melaksanakan tugas sebagai kader kesehatan di poskestren dan mampu melakukan survey mawas dari serta pencatatan kegiatan pesantren.
Adapun manfaat kegiatan ini antara lain: adanya peningkatan pemahaman, kemampuan dan keterampilan yang berkaitan dengan upaya kesehatan terutama promotif dan preventif, mendorong terbentuknya pos-pos kesehatan di kalangan pesantren terciptanya suatu kerjasama yang baik dan harmonis antara pihak pengurus pesantren dan puskesmas dalam mendukung visi misi bidang kesehatan.Metro7/Via
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi senin (19/05) tadi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong H.Syarifuddin Baseri.
Dalam kegiatan desiminasi informasi pengembangan poskestren tersebut ada beberapa nara sumber dari dinas kesehatan yang memberikan pemaparan materi terkait bidang kesehatan serta dari kemenag Kabupaten Tabalong yang memberikan materi tentang peran kemenag dalam peningkatan dan pengembangan pesantren sehat dan institusi pendidikan agama islam lainnya (1JPL).
Tujuan umum dilaksanakan desiminasi informasi pengembangan program kegiatan poskestren adalah terwujudnya kemandirian warga pondok pesantren dan masyarakat sekitarnya tentang kesehatan, mampu melakukan upaya pencegahan penyakit dan melaksanakan sikap perilaku hidup bersih dan sehat, meningkatnya peran aktif warga ponpres dan masyarakat sekitar dalam penyelenggaraan upaya kesehatan, terpenuhinya pelayanan kesehatan dasar bagi warga ponpres dan masyarakat sekitarnya meningkatnya kemampuan kader santri husada dalam melaksanakan tugas sebagai kader kesehatan di poskestren dan mampu melakukan survey mawas dari serta pencatatan kegiatan pesantren.
Adapun manfaat kegiatan ini antara lain: adanya peningkatan pemahaman, kemampuan dan keterampilan yang berkaitan dengan upaya kesehatan terutama promotif dan preventif, mendorong terbentuknya pos-pos kesehatan di kalangan pesantren terciptanya suatu kerjasama yang baik dan harmonis antara pihak pengurus pesantren dan puskesmas dalam mendukung visi misi bidang kesehatan.Metro7/Via


0 Comments


