![]() |
| Kades Pulau Patai Hawinggo |
TAMIANG LAYANG – Infrastruktur jalan di tingkat pedesaan, merupakan sarana dan prasarana dalam menunjang aktifitas masyarakat, yang berdampak untuk kemajuan pembangunan serta perekonomian dan kesejahteraan bagi masyarakat.
Kepala Desa Pulai Patai Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Bartim, Hawinggo ketika ditemui Metro7 belum lama ini, mengatakan pada tahun ini desa nya mendapatkan proyek insprastruktur peningkatan jalan Desa pulau patai sebesar Rp. 650 juta, karena kondisi jalan tersebut rusak parah sehingga berdampak untuk transportasi di masyarakat.
Hawinggo juga menjelaskan, kondisi jalan tersebut rusak parah, sepanjang 3 km mudah-mudahan dengan adanya proyek pengerjaan jalan ini, bisa di kerjakan sesuai dengan keinginan masyarakat, sehingga peningkatan insfrastruk pedesaan bisa dirasakan oleh masyarakat banyak.
“Dengan kondisi kerusakan jalan pada saat ini, membuat prihatin bagi warga karena sangat berdampak bagi kemajuan perekonomian masyarakat, maka dari itu diharapkan proyek yang masuk tahun ini, bisa dikerjakan dengan maksimal oleh pihak rekanan, sehingga pekerjaan pembangunan jalan tersebut bisa dirasakan masyarakat,”ungkap Hawinggo.
Hawinggo juga menambahkan, untuk pengerjaan proyek jalan di Desanya, dia masih belum mengetahui secara pasti kapan akan dilaksanakannya, namun yang pastinya pada tahun 2014 ini, Desa nya mendapatkan proyek peningkatan jalan dari dinas pekerjaan umum kabupaten Bartim. Dia juga berharap nantinya pengerjaan jalan dilakukan dari pemukiman penduduk atau melanjutkan proyek jalan yang dikerjakan pada tahun 2013 kemarin dari proyek PPIP kementerian PU. (Ali/Rul/Metro7)
Kepala Desa Pulai Patai Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Bartim, Hawinggo ketika ditemui Metro7 belum lama ini, mengatakan pada tahun ini desa nya mendapatkan proyek insprastruktur peningkatan jalan Desa pulau patai sebesar Rp. 650 juta, karena kondisi jalan tersebut rusak parah sehingga berdampak untuk transportasi di masyarakat.
Hawinggo juga menjelaskan, kondisi jalan tersebut rusak parah, sepanjang 3 km mudah-mudahan dengan adanya proyek pengerjaan jalan ini, bisa di kerjakan sesuai dengan keinginan masyarakat, sehingga peningkatan insfrastruk pedesaan bisa dirasakan oleh masyarakat banyak.
“Dengan kondisi kerusakan jalan pada saat ini, membuat prihatin bagi warga karena sangat berdampak bagi kemajuan perekonomian masyarakat, maka dari itu diharapkan proyek yang masuk tahun ini, bisa dikerjakan dengan maksimal oleh pihak rekanan, sehingga pekerjaan pembangunan jalan tersebut bisa dirasakan masyarakat,”ungkap Hawinggo.
Hawinggo juga menambahkan, untuk pengerjaan proyek jalan di Desanya, dia masih belum mengetahui secara pasti kapan akan dilaksanakannya, namun yang pastinya pada tahun 2014 ini, Desa nya mendapatkan proyek peningkatan jalan dari dinas pekerjaan umum kabupaten Bartim. Dia juga berharap nantinya pengerjaan jalan dilakukan dari pemukiman penduduk atau melanjutkan proyek jalan yang dikerjakan pada tahun 2013 kemarin dari proyek PPIP kementerian PU. (Ali/Rul/Metro7)

0 Comments